by

Ketahui Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Demi Keamanan Ibu dan Janin

Maminez.com. Ketahui Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Demi Keamanan Ibu dan Janin. Hi, Mamz, lama tak jumpa ya dengan saya Maminez, iyah pada jelang tengah malam ini, kita akan mengulas tentang berbagai posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Demi Keamanan Ibu dan Janin.

Tampaknya, hal ini pasti yah dirasakan oleh para Mamz, termasuk saya ketika hamil VTJ, sungguh membingungkan hendak tidur namun kurang paham posisi tidur yang bagaimana yang baik dan mana yang gak baik, apalagi jika usia kandungan sudah di trimester akhir, harus tahu ya posisi tidur ibu hamil belum lagi pada trimester akhir,  sering kali terjadi gangguan tidur bagi ibu hamil ya Mamz.

Namun, sebelum mengulas posisi tidur saat hamil, ada baiknya kita juga harus mengerti mengenai efek posisi tidur yang salah pada ibu hamil ternyata bisa mengundang berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, nyeri otot, mendengkur, bahkan penurunan tekanan darah, atau sebaliknya Mamz, justru meningkatnya tekanan darah.

Beberapa masalah yang paling sering dihadapi Ibu Hamil selama trimester pertama seperti:

  • Gangguan tidur di malam hari dan lebih senang tidur selama siang hari, hal ini lebih disebabkan karena produksi hormon progesteron yang terus meningkat selama kehamilan.
  • Tidak bisa menemukan posisi yang paling nyaman untuk tidur, berkali-kali harus ubah posisi.
  • Harus sering pergi ke toilet karena tanda-tanda kehamilan yakni dorongan buang air kecil yang sangat sering.
  • Pusing dan mual yang menyebabkan tidur menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.
  • Perut kurang nyaman karena akan lebih sering terasa kram dan mulas.

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik untuk Trimester Pertama Kehamilan

Berikut beberapa informasi seputar posisi tidur ibu hamil yang direkomendasikan oleh para ahli kandungan supaya Ibu Hamil dan Janin tetap aman.

Pada trimester pertama ini, ibu hamil mulai menjadi gelisah karena berbagai gangguan kehamilan yang lebih berat. Hal ini terutama dirasakan oleh ibu hamil yang baru pertama kali hamil, termasuk saya. hehee.. Apapun yang dilakukan menjelang tidur tidak bisa dilakukan dengan nyaman.

Jadi apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut, maka ibu hamil bisa mencoba beberapa posisi tidur yang paling baik seperti dibawah ini :

1. Tidur Miring ke kiri

Tidur miring ke kiri dengan posisi seperti huruf S sangat disarankan untuk ibu hamil yang masuk ke trimester pertama. Posisi ini bisa membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan fresh serta dapat mengatasi rasa lelah yang berlebihan.

Posisi tidur miring untuk ibu hamil ini bisa mendukung aliran darah yang lebih baik dari pembuluh vena di jantung dan menyalurkan oksigen dan gizi ibu hamil ke janin.

Janin pada masa trimester pertama memang harus mendapatkan perlindungan terutama untuk kecukupan jumlah oksigen.

Anda juga bisa memilih jenis kasur yang memiliki pegas lembut agar badan tidak terlalu lelah meskipun tidur dengan posisi ini sepanjang malam.

2. Tempatkan Banyak Bantal

Jika ibu hamil trimester pertama tidak merasa nyaman dengan beberapa posisi tidur yang tidak biasa, maka menempatkan banyak bantal bisa menjadi solusi yang paling tepat.

Ambil bantal yang lembut dan letakkan di bagian kepala, punggung dan kaki. Dengan cara ini maka ibu hamil tetap bisa merasa nyaman sepanjang kehamilan.

Posisi Tidur Ibu Hamil selama Trimester Kedua

Masa trimester kedua sering menjadi masa yang paling nyaman untuk ibu hamil. Saat itu kandungan sudah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat tapi tidak menimbulkan gangguan untuk ibu hamil.

Baca Juga :   Penting! Pelajari Panduan Gizi Anak Saat Diare

Bahkan semua jenis keluhan dan gangguan selama trimester pertama tidak muncul lagi, meskipun beberapa ibu hamil juga bisa merasakan gejala dengan intensitas yang lebih kecil.

Namun ingat, jangan pernah terlena dengan posisi yang terasa lebih nyaman namun tidak aman untuk janin.

Berikut ini posisi tidur paling baik untuk trimester kedua :

1. Miring Ke Kiri

Posisi tidur ibu hamil berdasarkan trimester kedua yang paling baik adalah miring ke bagian kiri. Posisi ini akan membuat tubuh ibu hamil menjadi lebih nyaman sementara janin bisa bergerak leluasa. Selain itu pasokan oksigen dan nutrisi ke plasenta juga mengalir lancar.

2. Jangan Terlentang

Selama ibu hamil masuk ke trimester kedua maka jangan pernah tidur dengan posisi terlentang. Tidur dengan posisi ini bisa membatasi asupan okigen untuk janin. Selain itu juga bisa menyebabkan kelelahan pada bagian punggung ibu hamil.

Tips Tidur untuk Trimester Kedua

Meksipun ibu hamil merasa sangat nyaman untuk masuk ke trimester kedua, maka tetap harus memperhatikan kualitas tidur. Ikuti beberapa tips agar tidur menjadi lebih nyaman pada trimester kedua :

  • Atur jam tidur dan jumlah jam tidur – Untuk mendukung pertumbuhan janin dan cara menjaga kehamilan agar tetap sehat makan ibu hamil harus membiasakan tidur dalam jumlah rutin. Tidur selama 8 jam per hari menjadi jumlah yang sangat cukup untuk mendukung kehamilan.
  • Hindari Insomnia – Untuk menghindari insomnia atau gangguan kesulitan tidur, maka hindari menonton TV berlebihan selama kehamilan masuk ke trimester kedua. Televisi sering menjadi hiburan untuk ibu hamil tapi menonton berlebihan bisa menyebabkan gangguan tidur.
  • Jangan Makanan Pedas – Jangan mengkonsumsi makanan yang pedas menjelang tidur. Pantangan makanan ibu hamil ini bisa menyebabkan rasa mulas sehingga menjadi gangguan yang bisa mengurangi kenyamanan saat tidur.

Posisi Tidur untuk Trimester Ketiga

Bagi ibu hamil yang masuk ke trimester ketiga maka biasanya akan mengalami gangguan tidur yang lebih tinggi. Gangguan ini disebabkan karena ibu hamil merasa cemas terhadap tanda-tanda akan melahirkan dan kondisi perut yang semakin besar. Hal ini bisa menyebabkan semua posisi tidur menjadi tidak nyaman.

Salah satu posisi tidur ibu hamil berdasarkan trimester ketiga adalah posisi miring ke kiri. Posisi ini sangat baik untuk menjaga agar asupan nutrisi untuk janin tetap berjalan dengan baik. Selain itu posisi miring ke kiri juga bisa membuat beberapa gangguan selama trimester ketiga akan hilang.

Gangguan Tidur Selama Trimster Ketiga

Masalah utama bagi semua ibu hamil yang masuk ke trimester ketiga adalah fisik perut yang semakin besar. Hal ini bisa menyebabkan ibu hamil merasa sangat cemas.

Selain itu ibu hamil juga bisa mengalami beberapa gangguan tidur lain seperti kaki dan tangan yang kram, gangguan pernafasan, punggung yang terasa sakit dan lelah, gerakan bayi yang semakin kuat, kaki lelah dan perut yang semakin mulas.

Tips Tidur untuk Trimester Ketiga

Banyak ibu hamil yang merasa kurang tidur dan terlalu lelah selama trimester ketiga. Hal ini menyebabkan tubuh ibu hamil merasa sangat lelah. Secara khusus kondisi ini bisa menyebabkan ibu hamil menjadi lemah dan stres. Untuk mengatasi beberapa gangguan ini, maka ikuti beberapa tips dibawah ini :

  • Letakkan satu bantal yang lembut diantara kaki yang akan membuat kaki atas dan bawah tidak terlalu lelah dengan posisi tidur yang miring.
  • Gunakan busa khusus dan letakkan dibawah punggung untuk mengatasi rasa lelah saat harus tidur miring.
    Jika Anda tidak bisa tidur di kasur yang datar, maka tidur disofa bisa menjadi cara yang sangat baik untuk mengatasi gangguan selama tidur.
  • Batasi konsumsi minum untuk malam hari. Hal ini bisa mengatasi masalah buang air kecil yang lebih sering. Namun Anda harus tetap menjaga jumlah air minum yang cukup pada saat siang hari.
  • Hindari bahaya kopi bagi ibu hamil yang dikonsumsi saat memasuki trimester ketiga karena bisa menyebabkan rasa sakit yang berlebihan.
  • Hindari makanan pedas yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau rasa mulas sepanjang malam.
Baca Juga :   Inilah 5 Bra Kanker Payudara Kembalikan Kepercayaan Diri Pasca Mastektomi

Posisi tidur miring ke kiri menjadi salah satu posisi yang paling aman dan nyaman untuk semua trimester kehamilan. Posisi ini akan membuat tubuh ibu hamil menjadi lebih nyaman. Selain itu beberapa gangguan seperti masalah tekanan darah, punggung yang terlalu lelah dan kesulitan bernafas juga bisa diatasi dengan cara ini.

Tips untuk Suami Ibu Hamil

Bagi suami yang sedang menantikan kelahiran buah hati, juga harus tetap memiliki sikap yang baik untuk ibu hamil. Banyak ibu hamil yang mengalami gangguan tidur dan mereka tidak mendapatkan dukungan dari suami. Hal ini bisa memperburuk gangguan tidur karena ibu hamil menjadi lebih emosi.

Untuk mengatasi hal ini maka pasangan ibu hamil bisa melakukan tips dibawah ini :

  • Dukung ibu hamil untuk mendapatkan posisi tidur yang baik  selama kehamilan. Suami harus menemani ibu hamil hingga mereka benar-benar tidur dengan nyaman.
  • Berbagi kebahagiaan menjelang tidur bisa menjadi cara jitu mengatasi gangguan emosi. Miliki waktu berdua menjelang tidur dengan bercerita tentang kenangan indah. Hal-hal yang bisa menghargai pasangan dan membicarakan tentang masa depan untuk janin.
  • Berkomunikasi dengan janin selama menjelang tidur. Langkah ini sangat efektif untuk mengatasi berbagai keluhan selama hamil. Komunikasi dengan bayi akan membuat ibu hamil sadar bahwa beberapa gangguan tidur selama hamil akan menjadi akhir yang indah dengan kehadiran si buah hati.

Jadi Posisi Tidur Miring Kiri adalah posisi tidur untuk ibu hamil yang paling tepat demi keamanan Ibu dan Janin,

Tips selain Posisi Tidur Yang Baik Untuk Ibu Hamil

  1. Yoga, peregangan, atau olahraga ringan

    Olahraga ringan selama kehamilan membantu Mamz tetap fit dan tidur lebih nyenyak. Tapi pastikan bahwa jadwal olahraga Mamz tidak terlalu berdekatan dengan waktu tidur Mamz, ya. Biasanya bisa melakukan jalan-jalan pagi.
  2. Terapi Pijat

    Pijat ringan membantu Mamz lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Hal sederhana seperti pijitan di kaki yang dilakukan oleh Ayah pun bisa jadi sangat membantu, lho.
  3. Mandi air hangat

    Mandi air hangat sebelum tidur bisa akan membuat Mamz merasa rileks dan nyaman, sehingga Mamz akan lebih mudah tertidur dengan nyenyak.
  4. Latihan pernafasan

    Kalau Mamz masih berada pada trimester pertama kehamilan, berbaringlah di atas tempat tidur secara telentang. Kalau kehamilan Bunda sudah mencapai trimester kedua atau ketiga, berbaringlah di sisi tubuh Bunda.

    Bunda bisa meletakkan sebuah bantal di antara kaki Bunda sebagai penyangga. Setelah itu, dengan mulut dalam keadaan tertutup, bernafaslah pelan melalui hidung. Tahan selama beberapa detik, lalu keluarkan nafas kembali melalui hidung dalam 4 hitungan.

    Latihan pernafasan ini membantu Bunda merilekskan otot yang tegang, menurunkan detak jantung, dan membuat Bunda lebih mudah tidur.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *